Monday - Friday8AM - 9PM
OfficesJl. Letkol G.A Manulang No.214 Padalarang
Visit our social pages

Kontroversi Piala Dunia 2022 Qatar yang disorot Dunia

November 21, 2022by Nirmala Syahru0
Sumber : https://id.pinterest.com/pin/626704104407721126/

sampulkreativ.com Piala Dunia 2022 Qatar ternyata diiringi dengan banyak kontroversi yang telah dihelat pada hari Minggu (20/11/22) dengan negara timur tengah, Qatar sebegai penyelenggara.

Piala Dunia 2022 sendiri sudah ditunggu oleh para penggemar sepak bola yang merindukan duel-duel menarik dari masing-masing tim unggulan.

Apalagi, Piala Dunia 2022 akan jadi panggung terakhir untuk beberapa bintang sepak bola dunia, seperti Lionel Messi dari Argentina dan Cristiano Ronaldo dari Portugal.

Namun demikian, jelang pelaksanaannya, Piala Dunia 2022 diliputi kontroversi, mengingat ada beberapa hal yang terjadi bersama dengan persiapan pelaksanaannya.

Mengutip The Vox, Minggu (20/11), sejak FIFA, Badan Pengatur Sepak Bola Internasional memberikan Piala Dunia 2022 kepada Qatar pada 2010, turnamen ini telah terjerat dalam jaringan skandal yang kusut.

Jaringan itu mencakup segala sesuatu mulai dari tuduhan korupsi dan penyuapan selama proses penawaran untuk menjadi tuan rumah turnamen, hingga tuduhan bahwa Qatar menggunakan acara tersebut untuk “mencuci olahraga” catatan pelanggaran hak asasi manusianya.

Setidaknya 6.500 buruh migran telah meninggal di Qatar sejak turnamen tersebut diberikan kepada negara tersebut pada 2010 silam.

Kabar ini kemudian diperburuk dengan keputusan kontroversial FIFA untuk memindahkan jadwal ke musim dingin di belahan bumi utara untuk menghindari musim panas Qatar yang sangat panas.

Berikut 3 kontroversi yang mengiringi Piala Dunia Qatar 2022 yang telah dirangkum dari IndoSport dan BBC.

Kontroversi HAM

pinterest.com

Salah satu yang sempat tampil untuk menyuarakan protes terhadap Piala Dunia 2022, adalah timnas Denmark yang akan menggunakan seragam yang cenderung biasa saja.

Selain itu, Denmark yang akan digawangi oleh pemain AC Milan, Simon Kjaer dan pemain Manchester United, Christian Eriksen akan menggunakan seragam tanpa logo. Namun demikian, FIFA sebagai otoritas sepak bola dunia agak menahan diri soal isu HAM, sehingga belum memberikan izin terhadap tindakan yang dilakukan beberapa negara.

Kontroversi Buruh Migran

Stadium Containers, pinterest.com

Seperti diketahui, Qatar banyak membangun stadion baru dan infrastruktur pendukung lain sebelum Piala Dunia 2022 digelar.

Teknologi pendingin (AC) di stadion bukanlah hal baru di perhelatan Piala Dunia. Namun, teknologi ini dipercanggih untuk Piala Dunia 2022 Qatar. Sebab, Qatar memiliki lingkungan dengan suhu yang cukup panas. Saat Piala Dunia 2022 digelar, dilporkan suhu rata-ratanya sekitar 25 derajat celcius. Walhasil, Pemerintah Qatar melengkapi tujuh dari delapan stadionnya dengan teknologi pendingin raksasa untuk menjaga suhu di dalam stadion. Sistem pendingin raksasa ini dirancang dengan kemampuan hemat energi dan ramah lingkungan.

Secara sederhana, teknologi pendingin raksasa ini mendinginkan udara dari luar yang mengalir ke stadion melalui pipa, yang kemudian dialirkan melalui grill di tribun dan nozzle di sisi lapangan yang besar. Karena mengusung konsep hemat energi dan ramah lingkungan, AC raksasa ini ditenagai oleh energi matahari. Untuk mengawasi fluktuasi suhu, petugas menggunakan sensor yang diamati dari pusat komando. Mereka akan melakukan penyesuaian apabila diperlukan.

Namun demikian, dalam proses pembangunan stadion tersebut, ada kesulitan, mulai dari soal upah, hingga dipaksa untuk bekerja di bawah suhu tinggi. Selain itu, pekerja migran di Qatar pun banyak menjadi korban, dan jumlahnya pun mencapai ribuan sejak pertama kali mengajukan diri pada 2010.

Sementara itu, para pekerja yang diwawancarai oleh kelompok-kelompok nirlaba seperti Amnesty International telah melaporkan mengalami berbagai pelanggaran termasuk pencurian upah, jam kerja yang berlebihan, kondisi kerja dan kehidupan yang berbahaya, dan pelecehan fisik dan seksual.

Kontroversi FIFA tidak Memenuhi Janji Sustainbility

pinterest.com

Rencana penyelenggara untuk membeli offset karbon dalam memenuhi janji netralitas karbon mereka nyatanya tak terpenuhi.

Untuk mengimbangi jejak emisi total turnamen, penyelenggara perlu membeli sekitar 3,6 juta kredit, setengahnya telah mereka setujui untuk dibeli dari kelompok yang disebut Global Carbon Council. Tetapi, sejauh ini mereka hanya telah telah membeli kurang dari 350.000 kredit, menurut pengungkapan publik oleh pihak FIFA.

Dibalik kontroversi Piala Dunia 2022 Qatar ini, tak kalah penting yang harus diketahui yaitu beragam teknologi yang diluncurkan untuk mendukung perhelatan sepak bola dunia 2022 Qatar.

Piala Dunia 2022 Qatar menggunakan bola resmi bernama Al-Rihla, yang diluncurkan oleh Adidas sejak awal tahun 2022. Melansir laman resmi Adidas, Al Rihla menggunakan teknologi baru “connected ball” yang dikembangkan Adidas. Teknologi ini disebut bisa mendukung kinerja sistem VAR (video assistant referee/asisten wasit video) dengan memberikan akurasi data, seperti dampak dan pergerakan setiap tendangan dan sundulan di lapangan.

Dari luar, Al Rihla tampak biasa saja seperti bola sepak pada umumnya. Namun, di dalamnya tertanam sensor gerak bernama Adidas Suspension System yang ditenagai oleh baterai yang bisa diisi ulang. Sensor ini disebut mengirimkan data 500 kali per detik. Sensor gerak tersebut mengirimkan data ke Video Match Officials FIFA yang nantinya akan meninjau data secara langsung untuk menentukan keputusan offside.

Itulah artikel pembahasan mengenai kontroversi Piala Dunia 2022 Qatar yang sedang berjalan saat ini hingga bulan Desember 2022 nanti. Sampai jumpa di artikel selanjutnya TemanKreativ.

 

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

OUR LOCATIONSWhere to find us?
https://sampulkreativ.com/wp-content/uploads/2019/04/img-footer-map.png
GET IN TOUCHAvantage Social links
Taking seamless key performance indicators offline to maximise the long tail.
AVANTAGEHeadquarters
Organically grow the holistic world view of disruptive innovation via empowerment.
OUR LOCATIONSWhere to find us?
https://sampulkreativ.com/wp-content/uploads/2019/04/img-footer-map.png
GET IN TOUCHAvantage Social links
Taking seamless key performance indicators offline to maximise the long tail.