Monday - Friday8AM - 9PM
OfficesJl. Letkol G.A Manulang No.214 Padalarang
Visit our social pages

Kenali Apa itu Stress Testing

December 22, 2022by Nirmala Syahru0
How to choose the best custom software development company in India _

Dalam pembuatan web maupun aplikasi, proses uji coba ketahanan perlu dilakukan berulang kali agar programmer mengetahui apakah produk yang mereka buat sudah layak untuk berjalan. Nah, salah satu uji coba sebuah program ini dinamakan dengan stress testing.

Apa Itu Stress Testing?

Mengutip Geeks for Geeksstress testing adalah teknik pengujian terhadap sebuah software. Pengujian ini bertujuan untuk menguji stabilitas dan keandalan sistem. Tes ini dapat menentukan sistem pada ketahanan dan penanganan kesalahan dalam kondisi beban yang sangat berat.

Stress testing dilakukan untuk memastikan bahwa sistem tidak akan crash di bawah situasi krisis. Tes ini juga bermanfaat untuk para programmer mengambil langkah selanjutnya jika terjadi ketidakstabilan dalam program yang mereka buat.

Mengapa Stress Testing Dilakukan?

Alasan mengapa stress testing dilakukan, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Mengecek apakah sistem bisa bekerja dengan baik saat kondisi di luar batas normal.
  • Memastikan error message ditampilkan saat sistem mengalami stres.
  • Menghindari revenue loss akibat sistem yang tidak mampu bekerja saat kondisi ekstrim.
  • Mempelajari behavior sistem saat mengalami load besar
  • Mengetahui batas jumlah userrequest, dan lainnya yang bisa dikelola sistem sebelum eror

 

Jenis-jenis stress testing

Stress testing memiliki beberapa jenis seperti berikut.

1. Pengujian stress terdistribusi

Dalam sistem server klien terdistribusi, pengujian dilakukan di semua klien dari server. Peran server stress adalah untuk mendistribusikan serangkaian tes stress untuk semua klien dan melacak statusnya. Setelah itu, server menambahkan nama klien dan mulai mengirim data untuk pengujian dengan mengirim sinyal atau detak jantung yang terhubung.

2. Aplikasi stress testing

Pengujian ini berkonsentrasi untuk menemukan bug terkait penguncian dan pemblokiran data, masalah jaringan, dan kemacetan kinerja dalam aplikasi.

3. Pengujian stress transaksional

Merupakan pengujian pada satu atau lebih transaksi antara dua atau lebih aplikasi. Tes ini digunakan untuk fine-tuning dan mengoptimalkan sistem.

4. Pengujian stress sistemik

Merupakan pengujian tegangan terintegrasi yang dapat diuji di beberapa sistem yang berjalan pada server yang sama. Pengujian ini digunakan untuk menemukan bug dimana satu data aplikasi memblokir aplikasi lain.

5. Pengujian stress eksperimental

Merupakan salah satu jenis pengujian yang digunakan untuk menguji sistem dengan parameter atau kondisi yang tidak biasa terjadi dalam skenario nyata.

Software Stress Testing

Inilah yang umumnya digunakan untuk menguji sistem dalam stress testing

1. Load Runner

Tool ini pertama dibuat untuk load testing. Setelah melakukan tes, kamu bisa langsung mendapat laporan analisis sehingga lebih mudah menyimpulkan hasil ujinya.

2. Neoload

Fiturnya sangat canggih dan lengkap. Selain itu, Neoload juga cukup gampang digunakan. Untuk mengakses seluruh fiturnya, kamu harus membayar, ya.

3. JMeter

Para profesional biasanya menggunakan JMeter untuk pengujian aplikasi web.

4. Grinder

Dengan basis Java, Grinder dapat melakukan load dan stress testing.

Analisis hasil dapat dengan mudah dilakukan, karena sudah ada fitur reporting untuk membantumu.

5. WebLoad

Seperti Neoload, WebLoad juga berbayar.

Akan tetapi, ada juga versi gratisnya dengan fitur yang terbatas untukmu yang ingin mencoba terlebih dahulu.

WebLoad mendukung banyak protokol yang berbeda, seperti HTTP, HTTPS, PUSH, AJAX, HTML5, SOAP, dan masih banyak lagi.

Bedanya stress testing dengan load testing

Mungkin banyak dari kalian yang masih bingung apa perbedaan dari stress testing dan load testing. Walaupun sama-sama proses uji coba terhadap sebuah sistem, namun ada yang membedakan.

  • Stress testing dilakukan untuk mengetahui batas maksimum sebuah sistem yang digunakan dalam load paling besar.
  • Sedangkan load testing merupakan uji coba pada sistem pada batas normal untuk mengetahui behaviour atau kebiasaan sistem saat digunakan.

Stress testing dapat dikatakan sebagai solusi jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Uji coba tak hanya dalam sistem yang dibuat oleh programmer saja, lho! Uji coba bisa dilakukan dalam hal apapun termasuk dalam dunia kerja.

 

 

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

OUR LOCATIONSWhere to find us?
https://sampulkreativ.com/wp-content/uploads/2019/04/img-footer-map.png
GET IN TOUCHAvantage Social links
Taking seamless key performance indicators offline to maximise the long tail.
AVANTAGEHeadquarters
Organically grow the holistic world view of disruptive innovation via empowerment.
OUR LOCATIONSWhere to find us?
https://sampulkreativ.com/wp-content/uploads/2019/04/img-footer-map.png
GET IN TOUCHAvantage Social links
Taking seamless key performance indicators offline to maximise the long tail.